Opini Public Relation



Opini Publik 

Opini Publik adalah kumpulan pendapat individu terhadap masalah tertentu yang mempengaruhi suatu kelompok orang-orang (masyarakat).
Menurut Cultip dan Center dalam satropoetro (1987), Opini adalah ekspresi tentang sikap mengenai suatu masalah yang bersifat kontroversial.
Menurut Leonard W. Doob opini publik adalah sikap orang-orang mengenai suatu soal, dimana mereka merupakan anggota dari sebuah masyarakat yang sama.

Kategori Publik

Dalam Public Relation, Publik dapat diklasifikasi kedalma beberapa kategori


1.Publik Internal dan Eksternal

Publik internal adalah yang terdapat di dalam organisasi atau perusahaan, seperti supervisor (pengawas), clerks (pegawai), managers (manajer), steckholders (pemegang saham), dan board of directors(direktur pengelola). Publik eksternal adalah publik yang tidak secara langsung terkait dengan organisasi atau perusahaan, seperti perss (pers atau media massa), government (pemerintah), educators (pendidik), customers (pelanggan), community (komunitas), suppliers (pemasok)


2.Publik primer, publik sekunder , publik marjinal

Publik primer adalah publik yang paling dapat banyak membantu atau menghalangi usaha organisasi atau perusahaan. Publik sekunder adalah publik yang kurang memiliki kepentingan dengan organisasi atau perusahaan. Publik marjinal adalah publik yang sedikit sekali memiliki kepentingan dengan organisasi atau perusahaan.

3.Publik tradisional dan publik potensial

Publik tradisional dan publik masa datang adalah karyawan dan para pelanggan sekarang serta para pelanggan potensial pada mendatang. Organisasi tidak bisa selamanya memberikan kepuasan dalam bertransaksi dengan adanya perubahan pada publik mereka. Kini bermunculan publik-publik baru perusahaan, mulai dari gerakan wanita untuk minoritas, untuk para warga senior, untuk para homoseksual, Publik – publik ini menjadi penting bagi keberhasilan organisasi atau perusahaan pada masa mendatang.

4.Publik pendukung, penentang dan tidak peduli

Publik pendukung, penentang, dan tidak peduli. Sebuah lembaga harus bertransaksi secara berbeda dengan publik yang mendukung dan yang menentang organisasi atau perusahaan. Bertransaksi dengan para pendukung menggunakan komunikasi yang memperkuat kepercayaan dalam menyampaikan dukungannya. Tetapi perubahan opini bagi orang yang ragu dapat diyakinkan dengan komunikasi persuasif. Seringkali terutama politik, publik yang tidak peduli atau apatis adalah penting. Banyak kampanye diputuskan karena arus suara yang telah dimenangkan oleh para calon.


Segmentasi Publik

Segmentasi adalah membagi populasi pasar, khalayak atau publik ke dalam kelompok-kelompok yang lebih kecil dan spesifik, yang anggota-anggotanya memiliki sejumlah karakter yang sama (homogen).

Segementasi publik berdasarkan atas nilai-nilai dan gaya hidup, seperti hal nya konsumen terdiri dari depalan kategori (Seitel, 2001: 14-15):
1. Actualizer (publik-publik yang sebenarnya) yang berlatar belakang kekayaan dan kekuasaan2. Fulfilleds (publik-publik yang matang) yang memiliki sumber daya tinggi, memiliki prinsip yang beroerientasi profesional atau para pensiunan3. Believer (publik-publik yang dapat dipercaya) adalah fullfilleds tanpa sumber daya4. Achievers (publik-publik yang sukses atau berprestasi) yang memiliki sumber daya dan berorientasi status5. Strivers (publik-publik yang berkerja keras ) kurang memiliki sumber daya, tetapi sama dengan achievers yang berorientasi status6. Experiencers (publik-publik yang berpengalaman)yang memiliki sumber daya tinggi dan berorientasi tindakan serta cenderung berani mengambil resiko7. Makers (publik-publik pembina yang berorientasi tindakan, tetapi kurang memiliki sumber daya8. Strugglers (publik-publik pejuang) yang memiliki sedikit sumber daya.

Publik kunci dalam organisasiDalam suatu organisasi, perusahaan terdapat dua puluh publik kunciBoard of director (direktur pengelola)Clerical employees (karyawan tatausaha atau publik administrasi)Employee families (keluarga karyawan)Manager / Supervisor (manajer / para pengawas)Press (pers / media massa)
Sikap dalam membentuk opini

Opini publik terdiri dari dua komponen kata yaitu publik dan opini. Batasan sederhana dari publik adalah suatu kelompok orang yang memiliki kepentingan yang sama dalam masalah tertentu. Pendapat adalah ekspresi suatu sikap terhadap topik tertentu (yang ramai dibicarakan). Sikap yang semakin kuat, akan muncul ke permukaan dalam bentuk opini. Sewaktu opini semakin kuat akan lebih terungkap atau terbentuk tindakan perangai tertentu(Seitel, 1992: 82)

Pendapat lain menyebutkan bahwa opini publik mewakili suatu kesepakatan, dan kesepakatan dimulai dengan sikap orang-orang terhadap issue yang masih tanda tanya. Mencoba untuk mempengaruhi suatu sikap yang dimiliki individu dan bagaimana tanggapan dia terhadap suatu pokok masalah yang dihadapannya – adalah suatu fokus utama dari kegiatan public relations.

Komentar

Postingan Populer