Etika PR / Etika Perhumasan
Etika secara umum mengandung arti
prinsip-prinsip yang memandu manusia atau sebuah perilaku organisasi agar
menjadi lebih bermoral secara tepat dalam berbagai situasi. Sebagaimana etika komunikasi
bisnis, maka etika dalam
kegiatan public relations juga sangat
penting dalam menentukan berbagai kegiatan public relations yang tepat.
Tindakan public relations yang beretika
serta tepat dapat membangun kredibilitas dan kepercayaan organisasi di mata
publik. Etika umumnya membedakan antara yang benar dan yang salah, termasuk di
dalamnya adalah kejujuran, kesetiaan, keadilan, penghormatan, dan komunikasi
secara langsung.
Menurut James E. Grunig, para profesional public relations seringkali
dihadapkan pada upaya untuk menanggulangi berbagai permasalahan etika sebagai
individu yang membuat keputusan tentang kehidupan profesional mereka. Para
profesional public relations juga harus memberikan pelayanan
sebagai konsultan untuk membantu sebuah organisasi agar memiliki cara-cara yang
etis, bertanggung jawab, dan keberlanjutan. Dengan demikian, etika public
relations menekankan pada implikasi-implikasi etis dari berbagai
strategi dan taktik yang diterapkan untuk mengatasi masalah yang dihadapi public
relations dan komunikasi dari sebuah organisasi.
Prinsip-prinsip
Dalam buku Ethics in Public Relations A Guide to Best Practice, Patricia
J. Parsons (2008 : 20 – 21) menyatakan bahwa terdapat 5 (lima) prinsip
atau pilar etika public relations, yaitu :
·
Veracity (to tell the
truth)
Prinsip atau pilar pertama etika public relations sebagai
industri komunikasi adalah menyampaikan kebenaran. Sebagai sebuah prinsip
etika, konsep veracity (to tell the truth) atau mengatakan
atau menyampaikan kebenaran merupakan tahap awal bagi dasar-dasar asumsi
tentang berperilaku etis.
·
Non-maleficence (to do
no harm)
Konsep non-maleficence (to do no harm) merupakan prinsip
dasar perilaku moral. Sebagai salah satu pilar atau prinsip etika dalam
bidang public relations.
·
Beneficence (to do
good)
Konsep beneficence (to do good) merupakan bentuk lain dari
prinsip menghindari menyakiti orang lain namun lebih proaktif.
·
Confidentiality (to
respect privacy)
Prinsip atau pilar berikutnya adalah confidentiality (to respect
privacy) atau menghormati wilayah pribadi orang lain dengan tetap
menjaga kerahasiaan informasi.
·
Fairness (to be fair
and socially responsible)
Prinsip atau pilar yang terakhir dalam etika public relations adalah
konsep fairness (to be fair and socially responsible) keadilan
dan tanggung jawab sosial.
Manfaat Mempelajari Etika Public Relations
Mempelajari Etika Public Relations dapat memberikan manfaat
bagi kita diantaranya adalah sebagai berikut :
·
memahami pengertian etika.
·
memahami pengertian etika public
relations.
·
memahami prinsip-prinsip dalam
etika public relations.
·
memahami landasan teori etika public
relations.
·
memahami landasan dibentuknya kode etik
profesi public relations.



Komentar
Posting Komentar